Kamis, 14 April 2011 - 07:42:35 WIB
Web Services
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Tutorial - Dibaca: 909 kali
Web Service dapat disamakan dengan library tersebut tetapi tidak memerlukan registrasi khusus kedalam sistem operasi yang menyimpannya. Web Service tersimpan di Web Server sehingga dapat diakses oleh berbagai bahasa pemrograman dengan lebih mudah baik dalam lingkungan LAN maupun Internet. Sistem Web Service ini diharapkan meningkatkan kolaborasi antar pemrogram dan perusahaan, yang memungkinkan sebuah fungsi di dalam Web Service dapat dipinjam oleh aplikasi lain tanpa perlu mengetahui detil pemrograman yang terdapat di dalamnya.

yadik hendryanto
30 Oktober 2011 - 09:40:23 WIB
bagus juga neh, buat pembelajaran. tapi linknya kok diarahkan kemana ya. gak bisa bahasa indonesia lagi. pusing...., lihat aja udah pusing, apalagi baca.
Felicia
23 November 2011 - 07:34:44 WIB
Makasih untuk pencerahannya. Lumayan banget untuk pengetahuan tambahan
berita terbaru
24 Januari 2012 - 23:15:37 WIB
kok berita nya jarang diupdate sich, kan sayang web bagus begini dianggurin... hmm
Isi Komentar :
Web Services
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Tutorial - Dibaca: 909 kali
Web Service dapat disamakan dengan library tersebut tetapi tidak memerlukan registrasi khusus kedalam sistem operasi yang menyimpannya. Web Service tersimpan di Web Server sehingga dapat diakses oleh berbagai bahasa pemrograman dengan lebih mudah baik dalam lingkungan LAN maupun Internet. Sistem Web Service ini diharapkan meningkatkan kolaborasi antar pemrogram dan perusahaan, yang memungkinkan sebuah fungsi di dalam Web Service dapat dipinjam oleh aplikasi lain tanpa perlu mengetahui detil pemrograman yang terdapat di dalamnya.
W3C
mendefinisikan Web Service sebagai subuah sistem perangkat lunak yang
dirancang untuk mendukung komunikasi dan interaksi antar mesin ke mesin
(Machine to Machine) melalui sebuah network (jaringan). Web Service juga
termasuk Web APIs yang dapat diakses melalui jaringan seperti misalnya
internet, dan dieksekusi melalui sebuah sistem jarak jauh sesusai dengan
layanan yang diminta.
Definisi
Web Service menurut W3C juga meliputi banyak sistem berbeda, tetapi
pada umumnya lebih menyangkut pada client dan server yang berkomunikasi
menggunakan XML yang memenuhi standard SOAP (Simple Object Access
Protocol). Asumsi secara umum adalah pada terminologi terdapat deskripsi
dari mesin yang layanannya disediakan oleh server, atau sama seperti
konsep dari WSDL. WSDL bukan termasuk standard dari SOAP tetapi
merupakan syarat mutlak untuk client-side otomatis pada framework Java
dan .NET SOAP. Beberapa organisasi industri seperti WS-I mengklaim baik
SOAP dan WSDL sebagai definisi sari Web Service.
Definisi
lain juga menyebutkan bahwa Web Service merupakan standard yang
memungkinkan adanya interaksi informasi teknologi yang terintregasi
antara proses dan sistem. Kita dapat mendeskripsikannya sebagai keluaran
baru dari Web application yang dapat mennyediakan layanan dari yang
palin mudah dan sederhana sampai yang paling rumit dan kompleks, juga
proses-proses yang bersifat scientific. Web Service menyediakan
mekanisme standard untuk komunikasi yang terintegrasi antara
system-sistem yang berjauhan. Mekanisme ini membuat Web Service ideal
untuk pengimplementasian Service-Oriented Architecture (SOA).
Untuk
kondisi sekarang , web services cocok untuk menyelesaikan masalah pada
system bisnis konsep lama ke system bisnis ter Intergrasi. Sehingga
dengan 1 model konsep bisnis dapat di akses dan dipergunakann
macam-macam aplikasi dan device. Ini semua bekerja dengan beberapa
protocol standart yang sudah ada diantaraya :
• XML
• WSDL
• SOAP
• UDDI
Kapan Kita Gunakan Web Services ?
Web
Services itu digunakan saat kita akan mentransformasi sebuat bisnis
logik / sebuah class dan object yang terpisah dalam 1 ruang lingkup yang
menjadi satu, sehingga tingkat keamanan dan security dapat di tangani
dengan baik. Selain itu Web Service juga lebih mudah dalam process
deploymentnya, karena tidak memerlukan registrasi khusus ke dalam sistem
operasi. Web Service cukup diupload ke Web Server dan siap diakses oleh
pihak-pihak yang telah diberikan otorisasi.
Web
Service berjalan di port 80 yang merupakan protokol standar HTTP,
dengan demikian mengurangi resiko terblokir oleh firewall. Kendala
arsitektur COM/DCOM adalah memerlukan konfigurasi khusus di sisi
firewall, dan ini tidak perlu dilakukan untuk mengakses Web Service.
Beberapa vendor luar negeri mulai berkolaborasi satu sama lain dengan
konsep web services, diantaranya : IBM , Microsoft , SUN , ORACLE.
Diantaranya
contoh web services yang sudah jadi dan dipakai adalah web services
keluaran Microsoft ( Microsoft Passport ) – web services untuk user name
dan password yang sudah dipasang di web site Microsoft dan HOTMAIL
Spesifikasi dan Standard
Ada beberapa spesifikasi inti dari Web Service, misalnya:
- SOAP: Berbasis XML, protokol primernya adalah HTTP dan HTTPS (termasuk SMTP dan XMPP).
- WSDL: Format XML yang menyediakan layanan interface untuk dideskripsikan. Umumnya digunakan untuk kode pada client dan server, juga untuk konfigurasi.
- UDDI: Protokol yang digunakan untuk mempublish dan mendiscover seluruh metadata tentang Web Service untuk menjalankan aplikasi dalam menemukan Web Service, baik dalam segi disain maupun waktu kerjanya.
Spesifikasi-spesifikasi
di atas pada umumnya merupakan standard dari W3C, termasuk XML, SOAP2,
dan WSDL. UDDI merupakan standard dari OASIS.
Spesifikasi
yang lain telah dikembangkan untuk memperluas kemampuan Web Service itu
sendiri. Spesifikasi-spesifikasi ini lebih mengarah sebagai WS-*.
- WS-Security: Menjelaskan bagaimana cara menggunakan XML Encryption dan XML Signature pada SOAP untuk keamanan pertukaran pesan, sebagai alternatif ataupun perpanjangan dalam penggunaan HTTPS untuk keamanan jalur.
- WS-Reliability: Prokol standard dari OASIS untuk pertukaran pesan di antara dua Web Service.
- WS-ReliableMessaging: Protokol untuk message di antara dua Web Service yang dikeluarkan oleh Microsoft, BEA, dan IBM yang distandardisasi oleh organisasi OASIS.
- WS-Addressing: Cara untuk mendeskripsikan alamat dari penerima maupun pengirim pesan, selain SOAP itu sendiri.
Spesifikasi-spesifikasi dari Web Service bekerja bersama untuk keamanan maupun keandalan.
Spesifikasi dalam Message (Messaging Spesifications)
- SOAP
- WS-Addressing
- MTOM (Attachments)
- WS-Enumeration
- WS-Eventing
- WS-Transfer
- SOAP-over-UDP
- SOAP 1.1 Binding for MTOM 1.0
- WS-Security: SOAP Message Security
- WS-Security: UsernameToken Profile
- WS-Security: X.509 Certificate Token Profile
- WS-SecureConversation
- WS-SecurityPolicy
- WS-Trust
- WS-Federation
- WS-Federation Active Requestor Profile
- WS-Federation Passive Requestor Profile
- WS-Security: Kerberos Binding
- Web Single Sign-On Interoperability Profile
- Web Single Sign-On Metadata Exchange Protocol
- WS-ReliableMessaging
- WS-Coordination
- WS-AtomicTransaction
- WS-BusinessActivity
- WSDL
- WSDL 1.1 Binding Extension for SOAP 1.2
- WS-Policy
- WS-PolicyAssertions
- WS-PolicyAttachment
- WS-Discovery
- WS-MetadataExchange
- XML
- Namespaces in XML
- XML Information Set
- WS-Management
- WS-Management Catalog
- BPEL4WS
- Devices Profile
- WS-I Basic Profile
Profil Web Service
Untuk
lebih mengembangkan fungsinya, WS-I mempublikasikan profil. Profil
mengeset spesifikasi inti (SOAP, WSDL, dll) pada versi yang lebih
spesifik (SOAP 1.2, UDDI 2, dll) dengan beberapa tambahan untuk lebih
memperketat penggunaan spesifikasi inti. WS-I juga mempublikasikan kasus
dan tool.
Penggunaan
Web
Service adalah sekumpulan tools yang dapat digunakan dengan berbagai
macam cara. Tiga cara yang sering digunakan adalah RPC, SOA, dan REST.
Web
Service RPC menampilkan fungsi dan metode call interface yang
terdistribusi yang bersifat familiar bagi banyak pengembang. Biasanya,
unit dasar dari RPC ini adalah WSDL operation.
Pada
awalnya, tools dari Web Service lebih difokuskan pada RPC dan sebagai
hasilnya, hádala pengembangan yang lebih luas. Meskipun demikian, hal
ini dirasa tidak efektif oleh berbagai vendor sehingga pada akhirnya RPC
tidak diikutkan dalam WS-I Basic Profile.
Self-Oriented Architecture
Web
Service juga dapat digunakan untuk pengimplementasian arsitektur yang
berdasarkan pada konsep Service-Oriented Architecture (SOA) di mana unit
dasar dari komunikasi itu sendiri adalah pesan, dan bukan operasi. Ini
sering disebut dengan layanan “service-oriented”. Banyak vendor-vendor
software dan analis industri “menganut” konsep Web Service SOA ini.
Representational State Transfer
Web
Service RESTful berencana untuk menandingi HTTP dan protokol lain yang
sejenis dengan membatasi interface pada operasi yang standard (misalnya
GET, PUT, DELETE). Di sini, fokus lebih pada stateful resource daripada
pesan ataupun operasi. RESTful dapat menggunakan WSDL untuk
mendeskripsikan pesan SOAP melalui HTTP, yang mendefinisikan operasi,
atau dapat diimplementasikan sebagai abstraksi pada puncak SOAP
(misalnya WS-Tran
Sumber:

- Mengawinkan Teknologi Informasi dengan Bioteknologi
- Cara Reset / Bypass (hack) Password BIOS
- Virus dan Trojan Komputer
- Multiboot OS dalam 1 Flashdisk
- Akses SMS dengan Delphi : Membuat SMS Broadcaster dengan Delphi 7.0 menggunakan komponen oxygen SMS
yadik hendryanto
30 Oktober 2011 - 09:40:23 WIB
bagus juga neh, buat pembelajaran. tapi linknya kok diarahkan kemana ya. gak bisa bahasa indonesia lagi. pusing...., lihat aja udah pusing, apalagi baca.
Felicia
23 November 2011 - 07:34:44 WIB
Makasih untuk pencerahannya. Lumayan banget untuk pengetahuan tambahan
berita terbaru
24 Januari 2012 - 23:15:37 WIB
kok berita nya jarang diupdate sich, kan sayang web bagus begini dianggurin... hmm
Isi Komentar :





Pengunjung hari ini
Total pengunjung
Pengunjung Online 